Oleh: myusufshandy | 9 November 2011

MANDUL (?)

MANDUL (?)

Allah SWT berfirman,
لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ، أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak PEREMPUAN kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak LELAKI kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis LAKI-LAKI dan PEREMPUAN (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan MANDUL siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.”

(QS. Asy-Syura [42]: 49-50)

Tujuan utama seseorang menikah adalah menjaga kemaluan dan mendapatkan keturunan, dengan harapan sepeninggalnya nanti ada yang mewarisinya dan–yang terpenting–ada yang selalu mendoakannya saat dia berada dalam kubur hingga hari kebangkitan.

Namun, apa jadinya jika orang itu telah menikah selama bertahun-tahun lamanya tapi belum juga mendapatkan keturunan?! Di sinilah pentingnya sabar dan tabah dalam menjalani rumah tangga. Sabar bukan berarti hanya menunggu dan menunggu tanpa melakukan sesuatu. Ikhtiyar dan doa itu penting.

Seorang kawanbaru dikaruniai anak saat usia pernikahnnya memasuki enam tahun. Bahkan ada pula yang lebih lama dari itu. Yang lebih lama lagi adalah Nabi Ibrahim Alaihissalam. Beliau dikaruniai anak sekitar 40 tahun setelah menikah, itupun dari istri keduanya, yaitu Hajar. Dari Hajar-lah Nabi Ibrahim mendapatkan anak pertama, yaitu Ismail bin Ibrahim AS.

Selain menempuh berbagai ikhtiyar, seperti konsultasi ke dokter dan mengonsumsi obat-obatan herbal, juga perlu didukung dengan doa. Satu lagi, yaitu sedekah. Sedekah ini laksana kendaraan bagi doa kita menuju Allah SWT. “Kepada-Nya lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya.” (QS. Fathi [35]: 10)

Berikut doa-doa yang dapat dibaca untuk memohon keturunan dari Allah SWT. Doa-doa tersebut bisa dibaca kapan saja, terutama usai melaksanakan shalat wajib dan shalat tahajjud. Berdoalah denga penuh khusyu’, suara lirih, yakin dan sungguh-sungguh, tidak asal-asalan.

*) Do’a meminta Isteri dan keturunan yang menyenangkan hati:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Ya Allah, berikanlah kami Isteri dan keturunan yang menyenangkan hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwah. (Al-Furqan [25]: 74)

*) Do’a meminta keturunan:
رَبِّ لاَ تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Ya Allah, janganlah Engkau membiarkan aku sendiri, sedang Engkau adalah sebaik-baik Pemberi warisan. (Al-Anbiya [21]: 89)

*) Do’a meminta keturunan yang shalih:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang shalih. (Ash-Shaaffat [37]: 100)

Demikian, semoga bermanfaat.

Kita berdoa semoga Allah SWT memberikan kepada kita keturunan yang salih/salihah…sehingga cita rasa keluarga sakinah mawaddah wa rahmah dapat kita nikmati. Amin…

 

Bambu Apus, 30 Oktober 2011

-mysahndy-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: